STSG SMA Zaha 1 Genggong Terapkan Tata Tertib dan Pengawasan Guru

Bagikan

PROBOLINGGO, BeritaHarianIndonesia.com – Kedisiplinan dan kejujuran menjadi bagian yang ditekankan dalam pelaksanaan Sumatif Tengah Semester Ganjil (STSG) 2026 di SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan STSG Tahun Ajaran 2026/2027 tersebut diikuti santri kelas X, XI, dan XII. Pelaksanaannya berlangsung selama enam hari, mulai Sabtu, 26 September hingga Kamis, 1 Oktober 2026.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Muhammad Syifauddun atau Bogel, mengatakan pelaksanaan STSG tidak semata-mata ditujukan untuk mengukur kemampuan akademik santri, tetapi juga menjadi sarana membangun sikap disiplin dan kejujuran.

“Kami menekankan kepada seluruh santri agar mengikuti STSG dengan tertib, disiplin, dan jujur. Ujian bukan hanya tentang mendapatkan nilai, tetapi juga bagaimana santri menunjukkan tanggung jawab dan integritas dalam proses pembelajaran.”

Menurut Bogel, tata tertib diterapkan agar seluruh rangkaian STSG dapat berjalan secara tertib dan kondusif. Para santri juga diarahkan mempersiapkan diri dengan baik sebelum mengikuti setiap mata pelajaran yang diujikan.

Pelaksanaan STSG berlangsung di ruang kelas putra dan putri SMA Zainul Hasan 1 Genggong. Kegiatan dimulai pukul 07.15 hingga 11.30 WIB sesuai jadwal yang telah disusun panitia.

Sebelum memasuki sesi ujian, para santri mengikuti pembiasaan pagi berupa salat duha dan doa bersama. Setelah itu, peserta menempati ruang ujian sesuai pembagian yang telah ditentukan.

Pengawasan Guru

Untuk menjaga ketertiban pelaksanaan, dewan guru ditugaskan sebagai pengawas di ruang ujian. Panitia juga telah menyiapkan sejumlah kebutuhan, mulai dari jadwal, daftar hadir, tata tertib, denah ruang, hingga naskah soal.

Bogel menjelaskan bahwa pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peserta mengikuti ujian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

“Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan sesuai tata tertib. Kami berharap seluruh peserta dapat mengerjakan soal secara mandiri sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan capaian belajar masing-masing.”

Dalam pelaksanaannya, peserta dilarang membawa telepon seluler (HP) maupun alat komunikasi lainnya ke dalam ruang ujian. Ketentuan tersebut diterapkan sebagai bagian dari upaya menjaga kejujuran akademik selama STSG.

Selain itu, ruang ujian santri putra dan putri ditempatkan secara terpisah sesuai dengan tata kelola pendidikan di lingkungan SMA Zainul Hasan 1 Genggong.

Evaluasi Capaian Belajar

STSG menjadi salah satu tahapan evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman dan penguasaan materi pembelajaran peserta didik pada pertengahan semester ganjil.

Hasil evaluasi nantinya dapat menjadi bahan bagi guru dalam melihat capaian pembelajaran serta menentukan materi yang masih membutuhkan penguatan.

Bogel berharap pelaksanaan STSG dapat memberikan pengalaman evaluasi yang positif bagi para santri.

“Harapannya, santri tidak hanya mengejar hasil berupa nilai, tetapi juga memahami pentingnya proses, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran. Nilai yang baik tentu penting, tetapi karakter dalam menjalani proses pendidikan juga menjadi bagian yang tidak kalah penting.”

STSG Tahun Ajaran 2026/2027 dijadwalkan berakhir pada Kamis, 1 Oktober 2026. Setelah seluruh ujian selesai, panitia akan memasuki tahapan pengoreksian dan pengolahan nilai sesuai mekanisme sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, SMA Zainul Hasan 1 Genggong mendorong para santri untuk terus meningkatkan capaian akademik sekaligus membangun karakter sebagai bagian dari proses pendidikan.

Panitia STSG 2026 mengusung pesan “Jujur dalam Ujian, Unggul dalam Prestasi.” (Tim BHI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *