Proyek Paving Di Depan Pengadilan Negeri PN, Kraksaan Sudah Ambruk Di Duga Tidak Sesuai Sepek Dan Terindikasi Proyek Siluman

Bagikan

Probolinggo berita harian Indonesia com.-telah di temukan Proyek paving di depan pengadilan PN, Kraksaan yang di duga tidak sesuai sepek dan terindikasi proyek siluman karena di duga tidak memakai papan nama pagu anggaran, yang kami perkirakan kurang lebih hanya satu bulan sudah pada ambruk / ambles, bikin heboh warga masyarakat kabupaten Probolinggo di depan Pengadilan Negeri Kraksaan, Sabtu 08 Februari 2025. Paving blok di halaman ambles saat sebuah mobil pik-ap bermuatan standar.

Padahal kwualitas pekerjaan di bawah naungan PUPR Kabupaten, kok rentan ambles /ambruk di sejumlah titik. Terbukti, pik-ap berikutnya menyusul ambles pula. Kemungkinan besar kami duga dari pihak penerima anggaran kwualitas pavingnya memakai yang K ,200 padahal standar PUPR itu harus pakai yang K 300, sehingga kami duga proyek asal-asalan yang penting jadi, kwulitas tidak bisa di pertanggung jawabankan

Melihat ini, kami sebagai aktivis Anti korupsi dari KPK Nusantara sangat menyayangkan penampakan tersebut. Pasalnya, kejadian itu menunjukkan kebobrokan alokasi anggaran yang tidak efektif dan efisien dalam pekerjaan-nya.

“Sehingga Kondisi itu memancing persepsi masyarakat kabupaten Probolinggo akan buruknya kinerja Pemkab Probolinggo. Dalam Pekerjaan yang jelas di depan publik, bahkan di instansi hukum pengadilan negeri (PN), lolos control,” ucapnya.

“Jikalau dugaan-dugan kami ditemukan adanya sindikat korupsi, maka kami aktivis dari KPK Nusantara akan layangkan surat ke KPK RI dan ke semua APH untuk menindaklanjuti dan di proses secara hukum tentang dugaan KKN ini. Karena tidak menutup kemungkinan, proyek yang lain di kabupaten Probolinggo berpotensi dugaan akan korupsi,” pungkasnya.

Sementara, ketika berita ini proses tayang, belum ada keterangan jelas siapa kontraktor-nya, dan berapa pagu anggaran nya. Baik informasi dari PUPR, maupun dari pihak Pengadilan Negeri.(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *