PT Merak Jaya Beton Diduga Masih Terima Material Ilegal, Pasokan Terbaru dari CV Bumi Citra Persada

Bagikan

Probolinggo Berita Harian Indonesia Com. – Dugaan praktik ilegal kembali menyeret nama PT Merak Jaya Beton, perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Meski telah berulang kali disorot media atas aktivitas penerimaan material batu yang tidak disertai dokumen resmi, perusahaan ini terkesan kebal hukum dan tetap melanjutkan praktik yang diduga melanggar aturan tersebut.

Teranyar, PT Merak Jaya Beton diduga kuat menerima pasokan batu dari CV Bumi Citra Persada yang berlokasi di Kecamatan Pakuniran. Aktivitas ini terekam dalam pantauan warga dan aktivis pengawasan lingkungan, memunculkan kembali tanda tanya besar, sampai kapan hukum bisa ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu?

Hodik, Ketua KPK Nusantara DPC Kabupaten Probolinggo, menyatakan kegeramannya atas dugaan pelanggaran berulang ini. Ia menilai, praktik semacam ini merupakan bentuk nyata pembangkangan terhadap hukum dan pelecehan terhadap penegakan aturan di sektor pertambangan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan melaporkan aktivitas ini ke aparat penegak hukum. Negara ini tidak boleh dikuasai oleh segelintir pelaku usaha yang merasa bisa membeli hukum,” tegas Hodik, Sabtu (12/4/2025).
Lebih lanjut, Hodik menilai bahwa praktik semacam ini tidak hanya merugikan pendapatan negara, tetapi juga merusak ekosistem sosial dan lingkungan. Ia mendesak Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur serta aparat kepolisian untuk segera turun tangan, melakukan penyelidikan menyeluruh, dan mengambil langkah tegas terhadap penambang yang liar.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, pihak PT Merak Jaya Beton belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan media juga belum membuahkan hasil.

Kasus ini kembali mengungkap wajah buram pengawasan tambang di daerah kabupaten Probolinggo.

Publik menanti-nanti keberanian aparat Hukum untuk bertindak, bukan hanya mencatat dan mengevaluasi terus pungkas HK……….(tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *