Warga Pegarungan Kecil Sumenep Mengaku Diancam Dibacok Usai Tanya Kapal Purse Seine ke Nelayan Makassar

Bagikan

SUMENEP || BeritaHarianIndonesia.com — Berawal dari informasi rekan sesama warga tentang kapal purse seine yang masih beroperasi, Andika, warga Pulau Pegarungan Kecil, Kecamatan Sepeken, Kabupaten Sumenep, menghubungi pihak berinisial SO yang disebut sebagai pengurus kapal asal Makassar. Alih-alih mendapat jawaban, ia mengaku justru diancam akan dibacok.

Purse seine atau pukat cincin merupakan alat penangkap ikan berupa jaring besar yang dirancang khusus untuk mengurung gerombolan ikan pelagis, seperti tongkol, layang, lemuru, makarel, sarden, hingga tuna. Alat ini membutuhkan tata kelola zonasi agar tidak merugikan nelayan tradisional setempat.

Andika menjelaskan, ia pertama kali menerima kabar dari temannya terkait keberadaan kapal purse seine yang diduga beroperasi di perairan 6 mil laut wilayah Sumenep pada malam sebelumnya. Berbekal informasi tersebut, ia memutuskan untuk menelepon pihak berinisial SO guna memastikan kebenaran laporan warga.

“Saya tanya, benar tidak sampeyan ini pengurus kapal yang tadi malam beroperasi, yang dari Makassar itu,” ujar Andika, Kamis (29/10/2026).

Menurut pengakuan Andika, terduga pengurus berinisial SO tersebut tidak menyangkal aktivitas kapal dimaksud. Andika lantas mencoba mengingatkan bahwa kapal jenis purse seine tidak diperbolehkan beroperasi di area perairan tersebut. Namun, respons dari pihak pengurus justru menantang dan menanyakan konsekuensi jika ia tetap mengoperasikan kapalnya.

Percakapan di antara keduanya pun dengan cepat memanas. Andika mengaku mendapat nada bicara tinggi dan peringatan agar tidak “sok-sokan”, hingga berujung pada dugaan ancaman kekerasan fisik.

“Bahasanya itu mau bacok saya, bahasanya si pengurus itu,” ungkap Andika.

Hingga berita ini ditulis, pihak berinisial SO belum memberikan konfirmasi atau tanggapan resmi terkait dugaan ancaman pembacokan tersebut. Jurnalis media ini masih berupaya mendapatkan ruang klarifikasi dari pihak terkait. (Mahfud Rosyi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *