Proyek Preservasi Jalan Soekarno Hatta Panglima Sudirman Kota Probolinggo Tahun 2025 Terkesan Ada Pekerjaan Yang Belum Selesai

Bagikan

Kota Probolinggo || Berita Harian Indonesia.com – Proyek preservasi Jalan Soekarno Hatta Panglima Sudirman Kota Probolinggo tahun 2025 terkesan masih menyisakan persoalan yang menjadi pertanyaan publik. Hal ini menjadi sorotan Ketua LSM KPK Nusantara Hodik.

Mengingat, disalah satu lokasi proyek di jl Sukarno-hatta,
masih ada bagian trotoar yang seakan terputus dan belum selesai, tepatnya disisi timur jalan masuk Pabrik Tekstil Eratex. Disitu ada ruas kosong yang tidak ada pekerjaan phisik trotoarnya sepanjang kurang lebih 50 m’.

Sedangkan dibagian barat jalan masuk Pabrik Tekstil Eratex, diposisi yang sama, tampak terpasang pekerjaan phisik trotoar yang cukup indah. Hal ini terkesan ada pekerjaan yang tertinggal atau belum selesai.

“Dibagian barat jalan masuk Pabrik Eratek pekerjaan trotoar terpasang Bagus. Sedang yang timur, terlihat . tidak ada pasangan trotoarnya, kayaknya ada pekerjaan yang tertinggal,” ujar Hodik ketika dihubungi pada Rabu (18/3/2026).

Kondisi ini akan  dikonfirmasi lebih lanjut ke Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo dan dijadwalkan sesudah lebaran. Mengingat saat ini kantor pemerintah sedang  libur cuti bersama, lebaran 1 syawal 1447 H.

“Ya, lebih baik besok kita tanyakan ke Kantor PUPR, sekarang masih pada cuti lebaran. Tentunya proyek ini masih dalam masa pemeliharaan,” Lanjut Hodik kalem.

Sebagaimana diketahui Proyek Preservasi Jalan Soekarno-Hatta Panglima Sudirman Kota Probolinggo tahun 2025, merupakan
bagian dari Proyek Preservasi Jalan Nasional sebagai bentuk realisasi reward dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kota Probolinggo senilai Rp40 miliar.

Proyek strategis ini sesuai jadwal dirampungkan selama 99 hari, dimulai 24 September 2025 dan selesai pada 31 Desember 2025
serta dikerjakan oleh PT Tri Jaya Cipta Makmur Lamongan sebagai kontraktor pelaksana.

Sebagaimana pesan Walikota Probolinggo dr Aminuddin saat sosialisasi proyek ini pada Kamis (9/10/2025) yang lalu, di Command Center Kota Probolinggo dan dihadiri juga Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Pj Sekda Rey Soewigtyo, Kepala Dinas PUPR Setyorini Sayekti, Kepala DLH Retno Wandansari, serta perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Satker PPK 1.1 Provinsi Jawa Timur, dan kontraktor pelaksana.

Proyek ini disebutkan merupakan  bagian dari program “Probolinggo Bersolek” untuk menata wajah kota lebih tertib, nyaman, dan berdaya saing.

“Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi bukti kepercayaan pusat terhadap kota kita. Jalan ini menjadi urat nadi mobilitas dan perekonomian. Mari kita kawal bersama agar selesai tepat waktu dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” pesan  Aminuddin.

Menurut Hodik hal yang paling tepat ketika pemerintah melalui instansi masing-masing mau berkolaborasi dengan masyarakat, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian perlu melibatkan elemen  masyarakat untuk berkoordinasi sebaik mungkin, ikut mengawal agar proyek berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *