PROBOLINGGO, BeritaHarian Indonesia.com – Semangat kompetisi dan pengembangan prestasi pelajar mewarnai pembukaan Muhammadiyah Excellent Championship (MEC) 2026, Selasa (3/11/2026).
Ajang yang melibatkan pelajar berbagai jenjang pendidikan ini resmi dibuka melalui prosesi penendangan bola oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Probolinggo, Drs. R. Ach. Mahfud, M.Si.
Dalam sambutannya, Mahfud menegaskan bahwa MEC bukan sekadar perlombaan untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, kejujuran, dan sportivitas.
“Melalui Muhammadiyah Excellent Championship ini, kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan bakat dan potensinya. Bukan hanya mengejar juara, tetapi juga membangun karakter, kejujuran, kedisiplinan, serta sportivitas dalam berkompetisi,” ujar Mahfud.
Menurutnya, keberhasilan peserta tidak semata-mata diukur dari medali yang diperoleh, melainkan juga dari proses perjuangan, keberanian, dan pengalaman yang didapat selama mengikuti kompetisi.
“Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah merupakan hal biasa dalam perlombaan, tetapi pengalaman dan karakter baik yang terbentuk akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” tambahnya.
Tahun ini, MEC menghadirkan persaingan lebih menarik dengan memperebutkan Trofi Bergilir Wali Kota Probolinggo untuk kategori Juara Umum pada masing-masing jenjang pendidikan.
Sebanyak 27 bidang lomba disiapkan, mencakup bidang keagamaan, sains, olahraga, dan seni.
Kompetisi tersebut melibatkan peserta didik TK/RA, SD/MI, hingga SMP/MTs, baik negeri maupun swasta dari wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Beragam cabang lomba dihadirkan sebagai ruang bagi pelajar untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kemampuan sesuai minat masing-masing.
Dukungan Pemerintah Kota Probolinggo turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Sehari sebelum pembukaan, Senin (2/11/2026), panitia MEC bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo melakukan audiensi dengan Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sp.OG(K), M.Kes., didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Setiorini Sayekti, S.K.M., M.Si.
Rombongan dipimpin Ketua PDM Kota Probolinggo, Drs. Muhammad Dawam Ihksan, M.Si., bersama jajaran pengurus Muhammadiyah, perwakilan kepala sekolah, serta Ketua Pelaksana MEC 2026, Ismail Ja’kub Karimullah, S.Pd.
Dalam pertemuan tersebut, Mahfud memaparkan konsep dan tujuan kegiatan sebagai bagian dari upaya mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Probolinggo.
Wali Kota menyambut baik penyelenggaraan MEC dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Apresiasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi panitia untuk menghadirkan kompetisi yang berkualitas dan bermanfaat bagi generasi muda.
Selain mendapat dukungan pemerintah daerah, MEC 2026 juga memiliki nilai strategis karena telah terdaftar secara resmi di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Melalui ajang ini, Muhammadiyah Kota Probolinggo berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kuat dalam karakter, kreatif, dan mampu bersaing secara sehat. Sebab, kemenangan sejati bukan semata tentang menjadi juara, melainkan tentang proses tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.(Poer)
