Probolinggo, Sabtu (07/02/2026) BeritaHarianIndonesia.com — Kepemimpinan Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, resmi berganti. Supardi, S.H., mulai menjalankan tugas sebagai lurah setelah penetapan secara administratif oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo.
Pergantian kepemimpinan tersebut menandai dimulainya masa tugas baru di lingkungan pemerintahan Kelurahan Sidomukti yang berada di kawasan strategis perkotaan Kraksaan. Supardi sebelumnya dikenal sebagai Penjabat Kepala Desa Tegalwatu, Kecamatan Banyuanyar, dengan pengalaman dalam tata kelola pemerintahan desa serta pelayanan masyarakat.
Sebagai langkah awal kepemimpinan, Supardi melakukan perkenalan dan silaturahmi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kraksaan serta tokoh masyarakat Sidomukti. Pertemuan tersebut berlangsung pada Jumat (6/2/2026) dan menjadi momentum awal membangun komunikasi lintas sektor di tingkat kelurahan.
Supardi menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kelurahan, aparat kewilayahan, dan warga sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan publik.
“Kelurahan Sidomukti memiliki potensi sosial yang kuat. Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama semua pihak, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujar Supardi.
Supardi juga memaparkan sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus awal kepemimpinannya. Di antaranya normalisasi titik-titik sungai dan saluran air yang dinilai rawan banjir, pembentukan Bank Sampah sebagai upaya pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga, serta pelaksanaan istigotsah rutin untuk memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan sosial masyarakat.
Lebih lanjut, Supardi menyatakan dukungannya terhadap arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam semangat Berbenah Menuju SAE di bawah kepemimpinan Bupati Gus Haris dan Wakil Bupati Lora Fahmi. Menurutnya, setiap program pembangunan daerah perlu diterjemahkan secara konkret di tingkat kelurahan agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menambahkan, selain penguatan program, fokus kepemimpinannya juga diarahkan pada peningkatan responsivitas aparatur kelurahan, perbaikan layanan administrasi, serta menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika masyarakat perkotaan.
Tokoh masyarakat Sidomukti yang hadir dalam pertemuan tersebut menyambut positif kehadiran lurah baru. Mereka berharap Supardi mampu membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan kelurahan, sekaligus menjaga kesinambungan program-program yang telah berjalan sebelumnya.
Sementara itu, pergantian jabatan lurah kepada Supardi, S.H., dipandang sebagai bagian dari dinamika administrasi pemerintahan daerah yang bertujuan untuk penyegaran birokrasi serta peningkatan kinerja pelayanan publik.
Menutup pernyataannya, Supardi menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap masukan dan kritik konstruktif dari masyarakat. “Kelurahan adalah garda terdepan pelayanan publik. Kepercayaan yang diberikan akan saya jaga dengan kerja nyata dan kebersamaan,” tutup Supardi. (Jhon Qudsi)
