Aktivis KPK Nusantara Sampaikan Keluhan Terkait Parkir Truk di Bahu Jalan Pantura Kraksaan

Bagikan

Probolinggo, BeritaHarianIndonesia.com — Aktivitas parkir kendaraan berat jenis truk tronton dan gandeng di bahu Jalan Pantura, wilayah Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi perhatian sebagian masyarakat. Keberadaan kendaraan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kelancaran dan keselamatan lalu lintas di jalur nasional Surabaya–Banyuwangi.

Aktivis KPK Nusantara Probolinggo Raya, Hodik, menyampaikan bahwa parkir kendaraan berat di bahu jalan, khususnya di kawasan padat aktivitas dan sekitar perkantoran, berpotensi menyebabkan penyempitan ruang lalu lintas.

“Jalur Pantura merupakan jalur nasional dengan volume kendaraan tinggi. Apabila kendaraan besar parkir di bahu jalan dalam waktu lama, hal tersebut berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Hodik, Rabu (4/2/2026).

Selain menyampaikan pernyataan secara terbuka, Hodik juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan AKP Safiq Safiq Kasat Lantas Polres Probolinggo pada Kamis (5/2/2026). Komunikasi tersebut dilakukan dalam rangka meminta klarifikasi awal terkait keberadaan kendaraan berat yang diparkir di bahu Jalan Pantura di wilayah Kraksaan.

Dalam komunikasi tertulis tersebut, Hodik menyampaikan pertanyaan mengenai aktivitas parkir truk tronton dan gandeng di sekitar kawasan perkantoran DPRD, Polres warung Jakarta, jalur padat lalu lintas. Ia mempertanyakan kemungkinan dampak keberadaan kendaraan tersebut terhadap pengguna jalan umum serta ruang lalu lintas yang tersedia.

Menanggapi pertanyaan tersebut, AKP Safiq Kasat Lantas Polres Probolinggo meminta penjelasan lebih lanjut mengenai lokasi kendaraan yang dimaksud, khususnya apakah berada di sisi utara atau selatan jalan dan menyatakan terimakasih atas informasi tersebut. (Tim)

Bersambung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *