Probolinggo, Kamis (1/1/2026), BeritaHarianIndonesia.com — Dunia usaha Kabupaten Probolinggo memasuki tahun 2026 dengan fokus pada kolaborasi, adaptasi, dan penguatan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi nasional dan global yang terus berkembang.
Momentum pergantian tahun dimaknai tidak sekadar sebagai penanda waktu, tetapi juga sebagai ruang refleksi bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan daerah untuk mengevaluasi capaian serta menata strategi pembangunan ekonomi ke depan. Dalam konteks tersebut, pesan apresiasi dan optimisme disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Probolinggo, Gede Vandana Wijaya, yang akrab disapa Ivan.
Ivan menilai bahwa tantangan ekonomi pada tahun 2026 membutuhkan pendekatan kolaboratif yang lebih kuat, khususnya dalam menjaga daya saing usaha lokal dan memastikan keberlanjutan sektor ekonomi daerah. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
“Selamat Tahun Baru 2026. Semoga ketenangan dan kesehatan selalu menyertai kita semua. Diberi rezeki, peluang, dan kejayaan di setiap langkah menuju tahun yang sukses oleh Allah SWT,” ujar Ivan, Kamis (1/1/2026).
Lebih lanjut, Ivan menegaskan bahwa dunia usaha di Kabupaten Probolinggo dituntut untuk terus beradaptasi terhadap perubahan, baik dari sisi teknologi, pola pasar, maupun regulasi. Adaptasi tersebut, kata dia, harus dibarengi dengan upaya memperluas kolaborasi lintas sektor agar pertumbuhan ekonomi tidak berjalan sendiri-sendiri.
Ia berharap pelaku usaha dapat berperan aktif dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendorong tumbuhnya ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
“Sinergi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus dijaga agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya berorientasi pada angka, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan bersama,” tandasnya.
Sebagai organisasi yang menaungi pelaku usaha lintas sektor, KADIN Kabupaten Probolinggo diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong iklim usaha yang sehat dan berdaya saing. Peran tersebut dinilai krusial, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan di tingkat lokal.
Dengan semangat Tahun Baru 2026, dunia usaha Kabupaten Probolinggo diharapkan mampu melangkah lebih progresif melalui kolaborasi berkelanjutan, inovasi, dan komitmen bersama untuk mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.(Tim)
