Probolinggo Berita Harian Indonesia com.– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 10 Universitas Panca Marga melaksanakan program kerja bertema “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati (Pesnab)” yang diselenggarakan pada hari Senin, 20 Agustus 2025, bertempat di Balai Desa Kalisalam.
Kegiatan ini dihadiri oleh warga Desa Kalisalam serta perwakilan dari kelompok tani setempat. Sosialisasi dan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan bahan-bahan alami dalam pengendalian hama tanaman, sebagai alternatif dari pestisida kimia yang berisiko terhadap kesehatan dan lingkungan.
Hadir sebagai narasumber utama, Retno Sulistiyawati, S.P., M.P., yang merupakan dosen sekaligus praktisi di bidang pertanian organik. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan konsep dasar pestisida nabati, jenis-jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan utama, serta teknik peracikan yang sederhana dan mudah diterapkan oleh petani.
“Melalui penggunaan pestisida nabati, kita tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil pertanian yang lebih sehat bagi konsumen,” ungkap Retno dalam sesi penyampaian materi.
Pelatihan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung pembuatan pestisida nabati, yang dipandu oleh mahasiswa KKN bersama narasumber. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penjelasan teori hingga praktik lapangan.
Ketua Kelompok KKN 10 Universitas Panca Marga Moh. Shohib menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat desa, khususnya di sektor pertanian. “Kami berharap ilmu yang dibagikan hari ini dapat bermanfaat dan diterapkan oleh para petani dalam kegiatan bertani sehari-hari,” ujarnya.
Kepala Desa Kalisalam dalam sambutannya turut mengapresiasi kegiatan ini dan berharap ke depannya kerja sama antara perguruan tinggi dan desa dapat terus terjalin dalam berbagai bidang.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membangun pertanian yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (Misnaji)
