Probolinggo – BERITA HARIAN INDONESIA.com,Kunjungan Bupati Probolinggo, dr. H. Mohammad Haris, M.Kes., atau yang akrab disapa Gus Haris di RSUD Waluyo Jati Kraksaan menjadi momen yang menghadirkan nuansa lain dilokasi tersebut. Pasalnya orang nomor satu di kabupaten Probolinggo ini selain menyampaikan sambutan, juga berkesempatan memimpin salat berjemaah dalam rangkaian buka puasa bersama di rumah sakit tersebut. Selasa (25/3) sore.
Bupati menyampaikan pesan penting kepada tenaga medis RSUD Waluyo Jati agar terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Tingkatkan pelayanan, terutama menjelang Lebaran. Saya yakin banyak inovasi yang bisa dilakukan. Memang RSUD Waluyo Jati belum sempat presentasi dengan kami, tetapi nanti saat audiensi, saya ingin ada inovasi yang bisa mendukung program kesehatan ke depan,” ujar Gus Haris.
Menjelang Lebaran, ia berpesan agar pelayanan tetap berjalan optimal, meskipun banyak tenaga medis yang mengambil cuti.
“Semoga masyarakat tetap sehat dan tidak banyak yang sakit. Apalagi cuaca saat ini sedang ekstrem. Kami juga sudah membahas mitigasi bencana dengan Forkopimda, karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Tetapi yang jelas, kita harus siap sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Apresiasi atas kehadiran Gus Haris di rumah sakit plat merah ini disampaikan Direktur RSUD Waluyo Jati, Dr. dr. Yessi Rahmawati, Sp.OG(K), M.H., M.Kes., yang menyebut momen ini sebagai berkah bagi seluruh tenaga kesehatan.
“Alhamdulillah, ini betul-betul berkah bagi kami. Kehadiran Gus Bupati dan Ibu TP PKK Ning Marisa Probolinggo memberikan semangat baru bagi RSUD Waluyo Jati untuk terus meningkatkan layanan kesehatan,” ujarnya.Probolinggo, RSUD Waluyo Jati terus berbenah. Sejumlah perubahan telah terlihat, seperti peningkatan kebersihan, penataan fasilitas, dan pembangunan taman baru di area depan rumah sakit.
“Sekarang rumah sakit ini lebih bersih dan tertata. Kami juga sedang membangun taman baru yang akan menjadi ikon Probolinggo. Akan ada tulisan ‘I Love Probolinggo’ dan ‘I Love RSUD Waluyo Jati’ di sana,” katanya.
Sebagai upaya terciptanya lingkungan yang ramah dan nyaman terhadap pasien, Rumah sakit ini juga telah melakukan relokasi pedagang yang sebelumnya berjualan di dekat halte.
RSUD Waluyo Jati Menuju Rumah Sakit Rujukan “Timur Tengah” yang menganalogikan jika rumah sakit ini berada di tengah sisi timur pulau jawa dan ditengah dari wilayah Indonesia.
dr. Yessi menyebut RSUD Waluyo Jati memiliki visi besar untuk menjadi rumah sakit rujukan unggulan di wilayah timur Probolinggo.
“Kami berada di timur, tetapi tetap menjadi pusat layanan di tengah-tengah. Harapannya, RSUD Waluyo Jati bisa menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan sederet rencana besar yang sedang disiapkan, RSUD Waluyo Jati optimistis bisa memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, modern, dan berkualitas bagi warga Probolinggo dan sekitarnya.
Ditambahkan oleh direktur RSUD ini yang mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung transformasi yang sedang dilakukan RSUD Waluyo Jati.
“Mudah-mudahan, semua rencana berjalan lancar. Kami ingin terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Mohon doanya.”terangnya.”(ms al)
