Jalan Rusak Imbas Pembangunan KDMP, Latif, Lurah Semampir, Desak Perbaikan; Hadi, Konsultan, Catut Nama Kodim

Bagikan

Probolinggo, BeritaHarianIndonesia.com – Lurah Semampir, Latif, meminta pihak pengembang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) segera bertanggung jawab atas kerusakan jalan dan saluran drainase di Gang 2, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Permintaan itu disampaikan menyusul keluhan warga, salah satunya Eeng, yang menyebut janji perbaikan dari pihak konsultan proyek belum direalisasikan hampir setahun. Latif mengingatkan, jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi memicu banjir saat musim hujan.

Latif mengaku telah menerima laporan warga terkait dampak yang ditimbulkan setelah pembangunan KDMP di wilayahnya. Menurutnya, sebelum pembangunan berlangsung, kondisi jalan dan saluran drainase di lokasi tersebut masih berfungsi dengan baik. Namun kini, jalan mengalami kerusakan, sementara saluran air tertutup tanah sehingga aliran air tidak lagi berjalan lancar.

“Saya sebagai Lurah Kelurahan Semampir sangat merespons keluh kesah warga terdampak pembangunan KDMP. Awalnya jalan ini cukup bagus dan saluran air di bawahnya lancar. Sekarang jalannya sudah rusak, saluran airnya tertutup tanah sehingga air tidak bisa mengalir,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Latif mengingatkan, kondisi tersebut berpotensi memicu banjir ketika musim penghujan tiba apabila tidak segera ditangani. Ia mendesak pihak pengembang KDMP untuk segera menuntaskan tanggung jawabnya.

“Yang kami khawatirkan nanti saat musim hujan akan terjadi banjir karena aliran air sudah tidak berfungsi. Saya berharap pihak yang bertanggung jawab selaku pengembang KDMP segera menyelesaikan tanggung jawabnya dan mengembalikan kondisi jalan seperti semula,” tegasnya.

Keluhan yang direspons Latif ini pertama kali disampaikan salah seorang warga terdampak, Eeng, kepada jurnalis. Menurutnya, persoalan utama yang dikeluhkan warga bukan keberadaan bangunan KDMP, melainkan kerusakan jalan umum di Gang 2 Kelurahan Semampir yang hingga kini belum diperbaiki.

“Masalah KDMP yang dipermasalahkan oleh warga itu adalah jalan. Jalan umum untuk warga Kelurahan Semampir Gang 2 ini rusak. Perjanjiannya mau diperbaiki, tetapi sampai saat ini sudah hampir setahun tidak ada realisasinya,” ujar Eeng.

Saat ditanya mengenai pihak yang menjanjikan perbaikan jalan, Eeng mengaku janji tersebut disampaikan oleh Ketua RT bersama pihak yang disebut sebagai konsultan atau kontraktor proyek.

“Yang menjanjikan itu kemarin RT dan konsultan, seperti kontraktor itu. Tapi sampai saat ini tidak ada tanggung jawab sama sekali. Saya tidak mempermasalahkan KDMP-nya, tetapi jalan itu dikembalikan seperti semula. Kalau hujan, rumah kami pasti kebanjiran,” katanya.

Ia berharap kondisi jalan segera dipulihkan sesuai dengan komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat. “Harapan saya, ya pengin cepat diperbaiki seperti semula, sesuai janjinya,” imbuhnya.

Secara terpisah, Hadi, yang disebut warga sebagai pihak konsultan pembangunan KDMP, memberikan tanggapan saat dikonfirmasi jurnalis melalui pesan WhatsApp. Ia mengklaim telah melakukan perbaikan terhadap akses jalan menuju KDMP Semampir.

“Jenengan ke Kodim saja biar lebih jelas. Saya sudah melakukan perbaikan terhadap akses jalan menuju KDMP Semampir. Kegiatan perbaikan tersebut sudah diketahui warga dan diawasi langsung oleh Babinsa Semampir. Terima kasih,” tulis Hadi. (Tim BHI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *