Truk Jumbo Nekat Lintasi Jalan Desa Brabe, Warga Khawatirkan Potensi Kerusakan Jalan dan Desak Dishub Bertindak

Bagikan

Probolinggo berita harian Indonesia com. -KENDARAAN berukuran besar atau truk jumbo yang kerap melintas di jalur pedesaan mulai menimbulkan kecemasan bagi masyarakat. Kali ini, warga di kawasan Desa Brabe merasa khawatir infrastruktur jalan mereka akan mengalami kerusakan jika terus-menerus dilalui oleh armada angkutan yang diduga melebihi kapasitas beban jalan.

Selain sempat memicu kemacetan karena ukuran badan kendaraan yang menutup akses pengendara lain, fokus utama yang ditakutkan warga saat ini adalah ketahanan aspal jalan desa mereka. Jalur Desa Brabe disinyalir bukan peruntukan bagi kendaraan dengan tonase seberat itu.

“Kalau mobil raksasa itu terus-terusan lewat, kami takut jalan desa ini jadi cepat rusak dan hancur. Padahal ini akses penting warga,” ungkap salah seorang pengguna jalan, Kamis (9/7).

Dugaan Pelanggaran LLAJ, Dishub Diminta Jeli
Masyarakat mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk tidak menutup mata dan segera melakukan antisipasi di lapangan. Masuknya kendaraan berat tersebut diduga kuat melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) terkait aturan kelas jalan dan pembatasan muatan.

Warga berharap ada tindakan pencegahan yang tegas dari pihak berwenang agar fasilitas publik ini tetap terjaga dengan baik dan terhindar dari risiko kerusakan di masa mendatang.

Poin Antisipasi yang Diharapkan Warga:
Pengawasan Ketat Dishub: Meminta Dishub melakukan pengawasan untuk mencegah kendaraan yang melebihi kapasitas tonase memasuki jalur desa.

Penegakan Aturan LLAJ: Menindak tegas atau mengalihkan rute kendaraan besar yang melanggar ketentuan kelas jalan demi melindungi fasilitas umum.

Langkah Pencegahan (Preventif): Memasang rambu pembatas muatan di akses masuk Desa Brabe agar truk-truk jumbo tidak lagi melintas sebelum dampak kerusakan benar-benar terjadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *