Probolinggo, BeritaHarianIndonesia.com— Tumpukan sampah liar ditemukan berserakan di jalur Pantura, tepatnya di sisi selatan bahu Jalan Raya Panglima Sudirman, Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan. Hingga lebih dari satu pekan sejak pertama kali didokumentasikan, belum terlihat adanya upaya penanganan di lokasi tersebut.
Berdasarkan dokumentasi lapangan yang dilakukan pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 17.05 WIB, sampah tampak menumpuk dalam jumlah signifikan di area bahu jalan yang berdekatan dengan arus lalu lintas utama Pantura. Kondisi ini berpotensi mengganggu estetika lingkungan serta kenyamanan pengguna jalan.
Pemantauan lanjutan pada Senin, 20 April 2026 menunjukkan bahwa kondisi di lokasi relatif tidak mengalami perubahan. Sampah masih berada di titik yang sama, tanpa tanda-tanda pengangkutan maupun pembersihan oleh pihak terkait.
Untuk memastikan kejelasan penanganan, jurnalis telah melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo, Roby Siswanto, melalui pesan WhatsApp. Konfirmasi tersebut mencakup pertanyaan terkait status pengelolaan area, sistem pengawasan rutin, serta langkah konkret yang telah atau akan dilakukan. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan, meskipun pesan telah diterima.
Konfirmasi serupa juga disampaikan kepada Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Mochammad Al Fatih, yang memiliki fungsi pengawasan di sektor pembangunan dan lingkungan hidup. DPRD diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai koordinasi lintas instansi serta tindak lanjut terhadap temuan di lapangan. Hingga saat ini, belum terdapat respons yang disampaikan kepada pihak jurnalis. (Jhon Qudsi)
