Pawai Obor Muharram Warnai Malam Desa Pakuniran, Kepala Desa: “Momentum untuk Bangkit dan Bersatu Membangun Desa”

Bagikan

Probolinggo – Berita Harian Indonesia
Suasana malam di Desa Pakuniran, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo terasa berbeda pada Sabtu (6/7) malam. Ratusan cahaya obor menyala terang, menyusuri jalan dalam rangka memperingati datangnya bulan Muharram 1447 Hijriah. Pemerintah Desa Pakuniran menggelar pawai obor yang tak hanya semarak, tapi juga sarat makna spiritual dan semangat kebersamaan warga.

Kegiatan ini diawali dari lapangan Desa Pakuniran dan berakhir di kantor desa, dengan ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Barisan peserta terdiri dari siswa-siswi RA, TK, MI, SD Pakuniran, hingga MTs Sunan Ampel. Tak hanya itu, masyarakat dari berbagai dusun, para tokoh agama, dan organisasi pemuda pun turut ambil bagian.

Yang menarik, barisan terdepan diisi oleh anggota Banser yang tampil gagah, disusul Kepala Desa Pakuniran, Ahmad Fauzi, bersama istri dan perangkat desa yang ikut berjalan kaki bersama warga dalam arak-arakan obor yang diiringi lantunan shalawat.

Dalam sambutannya sebelum melepas rombongan pawai, Ahmad Fauzi menyampaikan pesan penuh harapan bagi kemajuan desanya.
“Tahun baru Islam ini adalah momentum refleksi dan kebangkitan. Mari kita jadikan Muharram sebagai awal semangat baru untuk membangun Desa Pakuniran menjadi lebih maju, lebih baik, dan lebih bersatu dalam keberagaman,agar desa Pakuniran lebih SAE,” ucapnya di hadapan peserta yang memadati lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan seperti ini sebagai bagian dari jati diri masyarakat Pakuniran.

Pawai obor ini bukan hanya menjadi ajang peringatan keagamaan, tetapi juga ruang ekspresi budaya dan spiritual warga desa. Semangat anak-anak yang membawa obor, orang tua yang mendampingi, serta kebersamaan antar dusun menjadikan suasana malam itu terasa hangat dan penuh harmoni.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pawai obor masih berlangsung dengan tertib dan meriah. Peserta terlihat antusias melintasi rute yang telah disiapkan, sambil melantunkan shalawat dan takbir mengiringi langkah kaki mereka.

Pemerintah desa turut mengapresiasi keterlibatan aktif warga dan lembaga pendidikan, yang dinilai telah menjadi bagian penting dalam menjaga tradisi dan membangun semangat religius di tengah masyarakat.

Latif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *