Santri SMA Zainul Hasan 1 Genggong Jelajahi Dunia Sains Lewat Studi Kampus UM Part 2

Bagikan

PROBOLINGGO, BeritaHarianIndonesia.com — Eksplorasi dunia sains menjadi fokus utama dalam kegiatan Studi Kampus UM Part 2 yang digelar SMA Zainul Hasan 1 Genggong Pajarakan. Para santri kelas X akan diajak mengunjungi laboratorium, fasilitas penelitian, hingga pengenalan program studi unggulan di Universitas Negeri Malang (UM).

Kegiatan bertema “Menjelajah Dunia Sains di Kampus UM Part 2” tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026. Program itu melibatkan pimpinan sekolah, wali kelas, guru mata pelajaran MIPA, serta santri kelas X putra dan putri sebagai peserta utama.

Salah satu guru SMA Zainul Hasan 1 Genggong, Bogel, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kunjungan itu, para santri diharapkan dapat memahami atmosfer akademik sekaligus mengenal perkembangan dunia sains dan teknologi modern.

“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada santri kelas X, pimpinan, dewan guru, dan wali kelas dalam mengenal lingkungan akademik Universitas Negeri Malang. Fokus utama ada pada eksplorasi dunia sains melalui kunjungan ke laboratorium, fasilitas riset, dan sesi pengenalan program studi unggulan,” ujarnya.

Menurut pihak sekolah, kegiatan Studi Kampus UM Part 2 merupakan bagian dari program penguatan wawasan pendidikan tinggi bagi para santri. Selain mengenalkan kehidupan kampus, kegiatan itu juga menjadi sarana membangun motivasi belajar dan semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Para siswa nantinya akan diperkenalkan pada berbagai fasilitas laboratorium dan pusat penelitian yang menjadi bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan di Universitas Negeri Malang. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membuka cara pandang baru bagi santri mengenai pentingnya penguasaan sains di era modern.

Bogel menambahkan, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda unggulan sekolah dalam memperkuat hubungan antara pendidikan pesantren dengan dunia perguruan tinggi atau link and match pendidikan.

“Harapannya, santri memiliki keberanian untuk bermimpi besar, melanjutkan pendidikan tinggi, dan mampu bersaing dalam dunia akademik maupun teknologi,” tambahnya.

Program itu juga menjadi bentuk komitmen SMA Zainul Hasan 1 Genggong dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya menekankan nilai keagamaan, tetapi juga penguatan ilmu pengetahuan dan keterampilan abad ke-21.

Dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman langsung, sekolah berharap lahir generasi santri yang kritis, adaptif, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman. (Tim BHI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *