Probolinggo, BeritaHarianIndonesia.com – “Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi dengan mereka yang berjuang mencari nafkah di jalanan.”
Pesan itu disampaikan Hodik, Ketua KPK Nusantara sekaligus Dirut BHI, saat berkeliling Kota dan Kabupaten Probolinggo membagikan nasi kotak serta amplop rezeki kepada para tukang becak dan pekerja kecil.
Kegiatan sosial tersebut dilakukan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik keramaian di wilayah kota maupun kabupaten. Hodik bersama beberapa rekannya tampak berhenti di beberapa lokasi yang biasa menjadi tempat mangkal para tukang becak dan pekerja harian.
Satu per satu nasi kotak diserahkan langsung kepada mereka yang sedang menunggu penumpang di pinggir jalan. Selain itu, para penerima juga mendapatkan amplop berisi rezeki sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan keluarga.

Menurut Hodik, kegiatan tersebut lahir dari kepedulian terhadap masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari pekerjaan di sektor informal. Ia mengaku memahami betul bagaimana beratnya perjuangan mencari nafkah di jalanan.
“Kadang kita tidak tahu bagaimana mereka harus berjuang dari pagi sampai malam hanya untuk mendapatkan uang makan bagi keluarga. Karena itu, di bulan Ramadan ini kami ingin berbagi dan sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.
Bagi Hodik, Ramadan bukan hanya tentang meningkatkan ibadah secara pribadi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Sejumlah tukang becak yang menerima bantuan tersebut tampak menyambut dengan rasa haru dan ucapan terima kasih. Bagi mereka, perhatian kecil seperti itu menjadi penyemangat untuk terus bekerja di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah.
Salah seorang tukang becak mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bahwa pemberian nasi kotak dan amplop rezeki itu sangat berarti bagi dirinya dan keluarganya.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak. Ini sangat membantu kami yang setiap hari mencari penumpang di jalan,” katanya singkat.
Hodik berharap kegiatan berbagi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk menebar kebaikan selama Ramadan. Ia juga menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari nilai kebersamaan yang harus terus dijaga di tengah kehidupan masyarakat.
“Semoga apa yang kami lakukan ini bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak saudara kita yang membutuhkan perhatian. Jika kita mampu berbagi, sekecil apa pun itu, insyaallah akan membawa keberkahan,” tuturnya.
Kegiatan berbagi nasi kotak dan amplop rezeki tersebut rencananya akan terus dilakukan selama bulan Ramadan dengan menyasar masyarakat kecil yang bekerja di jalanan, seperti tukang becak, pedagang kaki lima, dan pekerja harian lainnya. (Prabu Junggolo)
