Santri SMA ZAHA 1 Genggong Perdalam Materi Ekonomi Syariah Dalam Kunjungan ke BMT UNZAH

Bagikan

PROBOLINGGO, Minggu (9/11/2025), BeritaHarianIndonesia.com — Apa yang semula diperkirakan hanya sebagai sesi perkenalan lembaga, justru berubah menjadi kuliah singkat penuh wawasan. Para santri dibuat terkejut oleh penjelasan mendalam mengenai praktik ekonomi syariah di BMT UNZAH.

Kegiatan bertajuk Kunjungan Kampus dan Kokurikuler Lintas Mata Pelajaran bagi Santri Kelas XII itu digelar pada Sabtu (8/11/2025) di Aula KH Mohammad Hasan, Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong, Pajarakan, Probolinggo. Mengusung tema “Belajar Prinsip dan Praktik Ekonomi Syariah di BMT UNZAH”, acara ini dihadiri ratusan santri kelas XII SMA Zainul Hasan 1 Genggong.

Wakil Kepala Kesiswaan SMA ZAHA 1 Genggong, Muhammad Syifauddin (Bogel), menjelaskan bahwa ekonomi syariah merupakan bidang yang harus dipahami melalui pengalaman langsung, bukan hanya teori.

“Ekonomi syariah bukan hanya teori. Ia hidup dan berjalan di tengah masyarakat. Santri harus tahu bagaimana sistem ini bekerja, bukan sekadar memahami definisi akad,” terangnya.

Menurutnya, praktik ekonomi syariah memerlukan kecermatan yang lebih tinggi dibandingkan model konvensional, mulai dari validitas akad, alur pembiayaan, hingga cara lembaga menjaga amanah dana masyarakat.

“Ketelitian adalah kunci. Setiap keputusan di BMT harus memenuhi unsur syariah sekaligus menjawab kebutuhan ekonomi umat,” urainya.

Bogel menambahkan bahwa kunjungan seperti ini didesain untuk membuka ruang partisipasi dan pemahaman langsung bagi para santri. Mereka tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat bagaimana BMT UNZAH menjalankan aktivitas harian.

“Ketika santri menyaksikan sendiri prosesnya, mereka lebih mudah memahami tantangan organisasi keuangan syariah,” paparnya.

Ia menegaskan bahwa literasi keuangan syariah menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan ekonomi global. Santri, menurutnya, perlu memiliki kesiapan intelektual agar mampu berperan di masyarakat setelah lulus.

“Kita ingin santri keluar dari sekolah dengan bekal pemahaman yang memadai, terutama di bidang yang akan terus berkembang seperti ekonomi syariah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *