Probolinggo, Berita Harian Indonesia Com. – KPK Nusantara laporkan dugaan korupsi tentang dana desa DD dan ADD di desa duren kecamatan gading
Bau tidak sedap dugaan korupsi Dana Desa DD dan ADD kembali terjadi desa duren di Kabupaten Probolinggo. Rabu (30/4/2025), Ketua LSM KPK Nusantara DPC Kabupaten Probolinggo, Hodik, secara resmi melaporkan dugaan penyalahgunaan atau penyelewengan dana desa DD dan ADD di desa duren, Kecamatan Gading, ke mapolres kabupaten Probolinggo setempat.
Tak tanggung-tanggung, laporan tersebut mencakup periode anggaran panjang, dari tahun 2016 hingga 2024.
Hodik menyebutkan, hasil investigasi yang dilakukan lembaganya menemukan dugaan indikasi kuat adanya pelanggaran hukum, mulai dari me mark up anggaran, dan juga mengurangi Kwualitas hingga penyalahgunaan dana kegiatan pemberdayaan masyarakat desa tersebut.
“Dana yang seharusnya untuk kesejahteraan desa untuk membangun desa justru menjadi bancakan. Ini jelas bentuk pengkhianatan terhadap rakyat,” dan negara tegas Hodik kepada awak media.
Bersama laporan itu, LSM KPK Nusantara menyerahkan berkas – berkas yang berisi kronologi, bukti data proyek bermasalah, serta data laporan realisasi anggaran yang diduga direkayasa atau di mark up.
Dan Hodik mendesak Kepada polres kabupaten Probolinggo sebagai penegak hukum untuk segera bertindak cepat dan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk mantan PJ maupun pejabat aktif desa.
“Kami mengawal ketat kasus dugaan korupsi ini. Bila perlu, kami akan dorong proses hukum ini sampai ke meja persidangan,” tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, Desa kami kami KPK Nusantara di desa Duren menerima alokasi Dana Desa lebih dari Rp puluhan miliar selama periode 2016–2024. Sebagian besar diperuntukkan bagi pembangunan fisik dan program pemberdayaan, namun laporan di lapangan menunjukkan banyak proyek tidak sesuai spesifikasi dan RAB,
Hingga berita ini dinaikan, pihak Pemerintah Desa duren dan instansi terkait belum memberikan tanggapan resmi atas laporan kami tersebut. Dari Berita Harian Indonesia akan terus mengawal ketat perkembangan kasus ini dan membuka ruang bagi orang yang mau klarifikasi dari semua pihak yang disebutkan. Abd (Tim)
