Dugaan Pelanggaran Tambang CV Pancar Glagas Jaya, Material Tak Sesuai Izin, Pajak Tertunggak, dan Ancaman Kerusakan Lingkungan
PROBOLINGGO BERITA HARIAN lNDONESIA.COM.- Aktivitas tambang galian C CV Pancar Glagas Jaya kembali menjadi sorotan. Selain diduga mengeluarkan dan menjual material yang diduga tidak sesuai dengan izin yang dimiliki, tambang tersebut juga disinyalir tidak membayar retribusi pajak tepat waktu, sehingga sangat merugikan negara.
Saat dikonfirmasi,Dinas pendapatan terkait juga membenarkan adanya keterlambatan dan sama sekali tidak ada pembayaran pajak tersebut. “Memang benar terdapat keterlambatan pembayaran pajak. Kami sedang menindaklanjuti hal ini untuk memastikan penanganan sesuai aturan,” hanya janji janji ujar seorang pejabat dari dinas pendapatan terkait.
Tak hanya masalah administrasi, masyarakat setempat juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh tambang tersebut. Mereka menduga aktivitas tambang telah merusak bibir sungai di sekitar lokasi. “Apalagi sekarang sudah masuk musim penghujan, kami khawatir akan terjadi banjir atau bahkan bencana yang lebih besar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Namun, warga mengaku takut untuk melaporkan aktivitas tambang tersebut secara resmi. Mereka menduga tambang tersebut memiliki keterkaitan dengan oknom kepala desa setempat dan dikelola oleh beberapa oknum lembaga yang bekerja sama dengan aparat negara. “Dan Kami merasa tambang itu tersebut kebal hukum. Kalau kami yang melaporkan, takutnya malah kena tekanan dan intimidasi,” tambah warga tersebut.
Namun Ketua KPK Nusantara, HK, turut menyayangkan situasi ini. “Jika benar tambang ini melibatkan oknum aparat atau pejabat setempat, maka ini adalah presiden buruk bagi penegakan hukum. Negara seharusnya tidak boleh kalah dengan pihak-pihak yang menyalahgunakan kekuasaan demi keuntungan pribadi. Kami berharap dan mendesak terhadap semua penegak hukum adanya tindakan tegas dan transparan terhadap para pelaku penambang di aliran sungai pancar glagas,” ujar HK.
Hingga berita ini dinaikkan, pihak CV Pancar Glagas Jaya maupun kepala desa yang disebut-sebut terkait dengan tambang tersebut belum memberikan klarifikasi resmi. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata dan keras untuk menyelesaikan persoalan ini sebelum dampaknya semakin meluas. (IS) Tim
Dugaan Pelanggaran Tambang CV Pancar Glagas Jaya, Material di Duga Tidak Sesuai Izin, Pajak Tertunggak, dan Ancaman Kerusakan Lingkungan
