Petani dan Masyarakat Resah atas Kekurangan Air yang Diduga Akibat Pertambangan Galian C

Bagikan

PROBOLINGGO berita harian Indonesia.co.- (Minggu, 27 Oktober 2024) Petani dan masyarakat di beberapa daerah yang berada di kabupaten Probolinggo mengungkapkan rasa khawatir yang mendalam akibat kekurangan air bersih yang mereka alami, yang diduga diakibatkan oleh aktivitas pertambangan galian C. Penambangan yang tidak teratur ini menyebabkan penurunan signifikan dalam ketersediaan sumber mata air, mengancam keberlangsungan hidup pertanian dan kebutuhan sehari-hari warga.

Seorang petani di kecamatan Pakuniran mengeluhkan, “Dengan semakin langkanya air, kami kesulitan untuk mengairi ladang kami. Tanpa air, hasil panen kami gagal.” Kondisi ini tidak hanya berdampak pada petani, tetapi juga pada seluruh masyarakat yang bergantung pada air bersih untuk minum dan kebutuhan domestik. Ungkapnya kepada awak media ini

Masyarakat setempat mengatakan bahwa aktivitas galian C telah merusak ekosistem, menyebabkan pencemaran dan mengakibatkan beberapa mata air di sekitar daerah tersebut mengering. “Kami khawatir akan kesehatan kami dan masa depan anak-anak kami. Air bersih semakin sulit didapat,” tambah seorang warga yang tinggal di sekitar area tambang

HK Ketua LSM KPK NUSANTARA kabupaten Probolinggo menyatakan keprihatinannya dan mendesak pemerintah untuk menindak tegas praktik penambangan ilegal dan diluar titik koordinat yang merusak lingkungan. “Pemerintah harus segera bertindak untuk melindungi sumber daya air dan lingkungan hidup. Jika tidak, dampaknya akan semakin parah,” tegas nya

Petani dan warga berharap adanya perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat.

Rachman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *