Listrik Padam–Hidup Tiap Lima Menit, Warga Perumahan ASBA Akan Gugat PLN Kraksaan

Bagikan

PROBOLINGGO, Senin (17/11/2025), BeritaHarianIndonesia.com — Gangguan listrik tanpa pemberitahuan di Perumahan ASBA memicu rencana warga untuk mengajukan somasi kepada PLN ULP Kraksaan. Sejak Minggu malam, aliran listrik dilaporkan padam dan menyala berulang setiap lima menit, sehingga menyebabkan sejumlah peralatan elektronik milik warga mengalami kerusakan.

Keluhan muncul dari hampir seluruh blok perumahan di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan. Warga menilai voltase yang naik turun sejak malam tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga menimbulkan kerugian materiel yang cukup besar.

Salah satu warga, Yek Mus, mengatakan bahwa kondisi listrik yang tidak stabil terjadi tanpa satu pun pemberitahuan resmi dari PLN. Menurutnya, ketidakstabilan arus tersebut berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin pagi.

“Sejak tadi malam voltasenya turun naik. Banyak alat elektronik warga yang rusak. Pagi ini listrik padam–hidup setiap lima menit. Tidak ada pemberitahuan dari PLN, dan kondisi ini membuat warga dirugikan,” ujarnya kepada BeritaHarianIndonesia.com.

Ia menambahkan bahwa warga saat ini tengah mengumpulkan data kerusakan di masing-masing rumah. Pendataan tersebut dilakukan untuk memperkuat rencana somasi yang akan dilayangkan kepada PLN ULP Kraksaan.

“Kami sedang mendata perangkat elektronik yang rusak. Jika PLN tidak memberikan kejelasan, kami akan mengajukan somasi. Kami juga mengkaji kemungkinan gugatan class action, karena hampir seluruh warga terdampak,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer PLN ULP Kraksaan, Hans Tua M. Sinaga, ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi internal sebelum memberikan keterangan resmi.

“Untuk ini saya konfirmasi ke teman-teman terlebih dahulu, enggeh,” tulisnya dalam pesan singkat.(Jon)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *